Sabtu, 28 Februari 2009

Menengok ke Belakang

Diposting oleh erfana di Sabtu, Februari 28, 2009 2 komentar
Tak terasa, hari ini adalah hari terakhir di bulan Februari. Cepat sekali waktu berlalu ya?
Menengok ke belakang, aku tahu, dari semua yang telah kurencanakan, sedikit sekali yang telah menjadi kenyataan.
Ada banyak kekecewaan. Betapa sering hatiku terluka. Yang sepenuh hati kucoba untuk melupakannya, tapi tetap saja rasanya sangat menyakitkan.
Yang kulakukan sebulan ini, banyak sekali kesibukan, sampai aku sering sekali merasa kelelahan, tapi nyatanya, tidak ada yang benar-benar telah aku selesaikan dengan tuntas. Masih banyak pe er, masih banyak tanggungan, masih banyak sisa pekerjaan yang menumpuk.
Buku-buku yang sejak bulan desember masih tersegel rapi, belum juga tersentuh olehku, bahkan untuk sekedar menyampulinya (ritual khususku setelah membeli buku, buku harus disampuli dahulu sebelum dibaca biar gak gampang rusak)
Bahkan blog ini pun, yang sudah kurencanakan akan kupermak ulang, harus puas dengan kondisi minimal seperti ini, dengan postingan yang sering ‘setengah hati’.
Entah ada apa denganku akhir-akhir ini? Banyak melakukan kesalahan, banyak menyusahkan orang..
Ah, tapi setidaknya aku juga sudah melakukan banyak hal kok. Toh, progresku tidak jelek-jelek amat. Hari-hari terakhir ini, aku semangat sekali menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi desa-desa dampingan, dan akhirnya sudah ada titik terangnya.
Aku juga belajar bagaimana menaklukkan ketakutanku sendiri, bagaimana menghadapi masalah yang selama ini selalu kuhindari. Akhirnya, setelah menghadapinya, masalah itu ternyata tidak seburuk seperti kelihatannya. Sepertinya aku memang harus berhenti berlari deh.
Banyak juga hal-hal menyenangkan yang terjadi. Teman-teman lama yang kembali hadir di hidupku membuat hariku lebih berwarna. Apalagi beberapa kali kita sempet hang out bareng (like the old days…)
Kejutan-kejutan, perhatian-perhatian yang kuterima, walaupun kecil dan kadang terlewatkan olehku, sungguh sekarang terasa membuatku berarti.
Juga banyak cinta untukku, yang seharusnya selalu kuingat dan kusyukuri.
Juga ada orang-orang yang kehadirannya (walaupun cuma lewat sms) selalu membuatku bersemangat menyambut hari di setiap pagi.
Well, setidaknya di akhir bulan ini, rasanya aku cukup pantas mendapatkan hadiah. Tadi sepulang kerja, aku sempatkan menyewa DVD. Sudah lama banget gak nonton film. Aku sewa 6 sekaligus. Aku pengen sekali ini memanjakan diriku sendiri, menghabiskan waktu tanpa memikirkan pekerjaan, masalah-masalah di luar sana, dan mengumpulkan banyak energi untuk menghadapi bulan depan yang pastinya akan jauh lebih indah. Semoga.

Kamis, 19 Februari 2009

Koordinasi

Diposting oleh erfana di Kamis, Februari 19, 2009 0 komentar
Kemarin, Rabu tanggal 18 Februari 2008 ada koordinasi MK di base camp korkot. Dari sms Askot MK malam sebelumnya, agendanya adalah serah terima rekom perpanjangan dan konsolidasi MK.
Seperti biasa, jika undangannya jam 09.30, maka dimulainya pasti satu jam mundur dari jadwal itu. Apalagi waktu mau berangkat, hujan deras banget, jadi banyak yang datang terlambat.
Akhirnya, koordinasi dimulai jam 10.45 WIB. Diawali dengan pemaparan ‘dosa-dosa’ kami semua menyangkut dengan progress capaian. Dipampang di LCD proyektor gede-gede dengan banyak tulisan HUTANG dan nama faskel MK nya. Maksudnya sih hutang laporan, dari bulan Desember 2008 sampai Januari 2009. Malu deh pokoknya, apalagi di ruangan itu ada Askot infra yang dari pertama sudah senyum-senyum sendiri melihat kita di”sidang”.

Tapi suasananya sih nyantai banget, tidak seperti koordinasi yang terakhir. Kemarin, lebih banyak bercandanya daripada serius. Mas Afif sampai geleng-geleng kepala melihat tingkah kami. Ya iyalah, kita kan yang ada di situ, diperpanjang semua, jadi progress apapun juga tidak terlalu ngaruh he he…
Kemudian, dibagikanlah amplop berisi surat rekomendasi perpanjangan faskel. Di dalamnya ada penilaian kinerja fasilitator. Raport kami, kata Mas Afif. Nilai kami semua , rata-rata sama, kalaupun ada perbedaan juga tidak terlalu jauh. Kalau nilaiku sih, alhamdulillah, lebih baik dari penilaian yang terakhir, setidaknya catatannya sudah berkurang banyak.
Jam 12, koordinasinya selesai setelah dibuat komitmen kami satu persatu tentang pengumpulan laporan dan tanggungan hutang kami. Ketika siap-siap pulang, mas afif ngajak makan siang bareng di luar sekaligus meneruskan koordinasinya. Secepat kilat kami setuju (padahal biasanya kita kan lelet banget kalau disuruh ngapa-ngapain! ), dan segera mengumpulkan uang buat urunan makan siang. Langsung deh kita ber sembilan meluncur ke lokasi tempat pemancingan di sebelah utara Universitas Muria Kudus.
Akhirnya kami semua makan siang di sana. Tempatnya baru, lumayan asyik. Ikan bakarnya juga lumayan enak, walaupun porsi nasinya sedikit untuk ukuran cowok. Makanya kita kemaren sempet nambah nasi banyak gara-gara pada protes belum kenyang.
Kita juga sempat foto-foto, bercanda, seru deh.. sayangnya salah satu teman kami (Prihatin) tidak bisa hadir karena lagi ijin. Tapi yang jelas kami sangat menikmati saat itu. Diantara tugas-tugas MK yang gila-gilaan banyaknya, yang kerap bikin stres dan mumet, kegiatan kecil seperti ini terasa sangat menyenangkan. Kita jadi lebih dekat satu sama lain, lebih akrab, dan yang paling penting lebih semangat untuk bekerja lagi.

Selasa, 17 Februari 2009

Untuk Sahabat

Diposting oleh erfana di Selasa, Februari 17, 2009 1 komentar
Ulang tahunmu ini
Yang ketiga kalinya sejak kau pergi

Apa kau ingat?
Saat kita berkeliling kota berdua
Hanya untuk saling bercerita
Tentang asa dan cinta
Sambil menangis dan tertawa

Kamulah tempatku bercerita
Dari mimpi-mimpi gilaku di masa depan
Sampai tentang seorang pangeran yang sangat kurindukan
Yang selalu kau bilang suatu saat pasti akan menemuiku
Entah bagaimana caranya

Kita telah banyak melewati waktu
Masa kanak-kanak yang terasa cepat sekali berlalu
Sampai masa itu harus kita tinggalkan
Dan kamu harus pergi

Begitu jauhnya,
Hingga aku tidak sanggup hadir
Saat kamu tertawa bahagia
Atau saat kamu begitu sedih dan terluka
Untuk sekedar menggenggam tanganmu
Memberimu kekuatan
Dan memastikan bahwa kamu akan baik-baik saja

Sekarang,
Di hari ulang tahunmu ini
Tentu saja kita kembali tidak akan bisa berkeliling kota lagi bersama
Atau sekedar untuk memelukmu
Dan bilang betapa aku menginginkanmu disini
Mengulang segala kenangan indah itu

Tapi kau pasti tahu
Akan ada dirimu
Di ruang hatiku
Dan di setiap lantunan doaku
Kuharapkan Dia yang kan selalu menjagamu
Menyayangimu
Seperti aku
Selalu


Selamat Ulang Tahun Sahabat……

Sabtu, 14 Februari 2009

Bersyukur

Diposting oleh erfana di Sabtu, Februari 14, 2009 0 komentar
Kemarin, ada koordinasi all faskel di korkot. Agenda koordinasi adalah penentuan tim baru, faskel baru, dan lokasi dampingan baru. Sehari sebelumnya, aku baru tahu kalau ternyata ada teman-teman faskel yang tidak diperpanjang lagi kontraknya. Walaupun aku tahu sekali, ini adalah resiko sebagai pekerja kontrak, tapi tetap saja rasa terkejut itu ada. Mengingat ada diantara mereka yang jadi tulang punggung keluarga, pasti hal ini akan sangat berat untuk dihadapi. Mendengar mereka bertanya, bagaimana nasib mereka selanjutnya, bagaimana harus memberitahu keluarga bahwa dirinya sudah tidak bekerja lagi, apa yang harus dilakukan setelah ini, aku tidak sanggup berkata apa-apa lagi.
Kalau itu terjadi padaku, sanggupkah aku menerimanya dengan lapang dada?
Aku jadi merasa, betapa selama ini aku tidak cukup menghargai dengan segala yang sudah aku miliki. Aku punya pekerjaan ini, dengan gaji yang alhamdulillah lumayan, tapi masih saja aku sering bekerja dengan banyak mengeluh, berat hati, dan keengganan.
Padahal, betapa Allah masih sangat sayang padaku, aku masih diberi kesempatan bekerja disini, dengan tim yang sama, teman-teman yang sama, desa dampingan yang sama, sedangkan tim yang lain harus diubah-ubah dari komposisi personil sampai desa dampingannya.
Apa jadinya kalau Dia mengambilnya dariku? Sanggupkah aku menerimanya?
Kejadian kemarin, semoga membuatku menjadi orang yang lebih baik, lebih mensyukuri nikmatMu, menghargai semua pemberianMu, dan lebih mencintaiMu.

Rabu, 11 Februari 2009

Talk Less Do More

Diposting oleh erfana di Rabu, Februari 11, 2009 0 komentar


Tulisan ini dibuat oleh Mas Arif, SF kami, pada tanggal 19 Juli 2008. Pada waktu itu akan diadakan pelatihan Media Warga untuk semua fasilitator keesokan harinya, dan setiap tim diminta melaporkan sebuah tulisan untuk dianalisa besama. Nah, ketika kami sedang "nglembur" di desa Burikan, dibuatlah tulisan ini sebagai liputan kami. Sayangnya, pada waktu pelatihan, tim kami tidak kebagian jatah melaporkan liputan karena waktu habis. Baru saja aku menemukan file ini di laptop. Jadi kenapa tidak dipublikasikan disini saja??



Mungkin sudah sering kita lihat slogan tersebut di jalan-jalan protokol maupun di warung-warung kaki lima di seantero nusantara. Maklum slogan ini diusung untuk iklan sebuah rokok yang sudah punya nama. Memang pesan yang ingin di sampaikan adalah mengingatkan kita untuk tidak banyak bicara dan lebih banyak kerja. Itu juga yang menjadikan inspirasi bagi Lilik Erfana, Citra Anggia, Abdul Rouf, Ris Wahyudi dan Arifudin Zakaria yang tergabung dalam Tim 4 PNPM-P2KP Korkab Kudus. Dengan slogan Think Big, Start Small, And Action Now!! mencoba untuk memfasilitasi program PNPM-P2KP ini agar masyarakat bisa lebih berdaya dan mandiri.
Mewujudkan masyarakat mandiri dan berdaya bukanlah hal mudah, karena akan banyak terbentur dengan karakteristik masyarakat yang berbeda, juga pemahaman didalam penerimaan program, terlebih memfasilitasi program yang masuk dalam lokasi lama, dimana disana BKM sudah terbentuk dan adanya stigma bantuan ‘dana kapal pecah’ dan di satu sisi kita juga sebagai agen proyek, dimana pekerjaan sudah tertarget di dalam time schedule.
Itu pula yang dihadapi oleh teman-teman di Tim 4 Korkab Kudus, sehingga capaian dari tiap siklus di tiap desa dampingan sangat beragam. Terlebih lagi target untuk tahun 2008, dimana sisa BLM tahun 2007 harus bisa diserap pada bulan Juli, dan penyerapan 80% BLM tahun 2008 pada bulan Agustus –Oktober. Sehingga mau tidak mau diperlukan pendampingan yang intens dari semua fasilitator.
Dari hal itulah sesuai dengan koordinasi tim tertanggal 15 Juli 2008, maka pendampingan dilaksanakan intens dengan cara penjadwalan pendampingan tiap BKM secara maraton untuk finalisasi penyerapan BLM tahun 2007 sebagai target awal tim.
Memang penjadwalan ini banyak mendapat pro dan kontra dari BKM desa dampingan, karena diharapkan dalam waktu 2-3 hari BKM bisa memfasilitasi terpenuhinya persyaratan pencairan BLM termin selanjutnya. Bagi yang Pro, hal ini dianggap sebagai hal yang positif karena adanya target yang jelas yang ingin dicapai oleh BKM dan faskel sehingga BKM tidak selalu menyalahkan faskel ketika mereka butuh pendampingan, dan bagi yang kontra, mereka berasumsi bahwa BKM adalah pekerja sosial (Relawan) sehingga dengan adanya hal ini, banyak menyita waktu sedangkan disini (BKM) tidak bisa dijadikan profesi, dimana ada kompensasinya.
Terlepas dari pro dan kontra BKM, tim tetap exist melaksanakan strategi ini, karena ada kelihatan hasilnya, dan meskipun penjadwalan ini juga banyak membutuhkan energi dan fikiran, terbukti dari mulai diterapkannya kebijakan ini, sudah terjadi 2 accident yaitu Lilik Erfana (Fasek) terjatuh dari motornya karena terlalu banyak memikirkan kolektibilitas dan Ris Wahyudi (Fastek) terjatuh karena dituntut pendampingan RAB yang harus segera selesai, tapi dengan cinta.., rasa sakit terasa nikmat, dan dengan cinta kita.. bisa… ! Mari kita bercinta….! Tq.




Selasa, 10 Februari 2009

The Day....

Diposting oleh erfana di Selasa, Februari 10, 2009 0 komentar
Kemarin, waktu aku ke toko buku untuk membeli keperluan kantor, aku melihat sebuah buku. Tanpa berpikir panjang, aku langsung membelinya. Judulnya "Jangan mau gak nulis seumur hidup" oleh Gola Gong. Setelah aku membacanya, aku tersadar
Dulu, aku suka menulis. Aku suka saat sebuah cerita berputar-putar di kepalaku, yang tidak mau hilang sebelum aku menuliskannya di komputer. Aku menikmati keteganganku saat cerita sampai ke klimaks. Sensasinya saat aku melihat namaku di surat kabar.
Sudah berapa lama aku tak merasakannya?
Sejak aku seperti kehilangan imajinasi itu. Yang dulu dengan hanya melihat sebuah benda saja bisa memberiku seratus ide.
Sejak aku kehilangan kritikus terbaikku. Yang meyakinkanku kalau aku bisa menulis, yang mendorongku untuk mengirimkan tulisanku, yang selalu tahu pertama kali saat karyaku diterbitkan.
Sejak aku kehilangan kepercayaanku pada orang lagi. Karena orang-orang yang begitu mudah pergi dan berubah.
Sejak aku berhenti percaya pada diriku..
Aku sungguh berharap, aku bisa melakukannya lagi. Seperti dulu.
Mungkin aku sekarang sedang berusaha, menghadirkan "rasa" itu kembali.
Disini...

Tentangmu

Diposting oleh erfana di Selasa, Februari 10, 2009 0 komentar
Aku sering memikirkanmu
Terlalu sering malah
Bahkan seperti sudah merupakan kebiasaan
Sejak bertahun-tahun yang lalu

Tak perduli bagaimana hariku,
Selalu ada saat-saat dimana aku mengingatmu
Kadang seperti kilat, yang begitu cepat datang dan berlalu
Tapi kadang seperti asap yang mengitarimu
Pelan, memenuhi paru-parumu, menyesakkan,
Membuatmu menangis, tapi tetap tidak mau pergi


Senin, 09 Februari 2009

Menjalani Hari

Diposting oleh erfana di Senin, Februari 09, 2009 0 komentar
Senin. Lagi....
Jadi inget beberapa hari yang lalu, pagi-pagi citra sms, give me reason untuk tersenyum pagi ini. Sebegitu beratkah untuk menjalani hari? Waktu itu, aku masih bisa membalas smsnya sambil tersenyum. Tapi sekarang, sepertinya aku harus mencari jawabannya untukku sendiri.
Membayangkan apa yang akan aku lakukan seharian ini,
Ada begitu banyak pekerjaan, tapi rasanya tidak ada hal yang cukup membuatku bersemangat untuk mengerjakannya.
Ada hati yang tidak nyaman, karena aku begitu merindukan seseorang
Ada banyak teman, yang sepertinya mempunyai seribu masalah juga
Kemudian ada yang berkata padaku, matahari hari ini saja berbeda dengan kemarin, jadi kenapa tidak ikut tersenyum seperti matahari?
Kalau saja aku bisa melakukannya.......

Selasa, 03 Februari 2009

My Team, My Family

Diposting oleh erfana di Selasa, Februari 03, 2009 0 komentar
Ini tim ku. Tim 4. Lima orang termasuk aku. Kalau lagi rukun ya gini, bisa foto bareng he he..

Senin, 02 Februari 2009

Hari-hari Hujan

Diposting oleh erfana di Senin, Februari 02, 2009 1 komentar
Bukannya gak bersyukur atau malah mengeluh dengan karunia Nya, tapi aku selalu saja bete bila musim penghujan tiba.
Aku benar-benar gak nyaman kerja di hari hujan seperti sekarang. Tapi kemarin, aku tersadar bahwa mungkin itu cara Allah memberitahuku bahwa banyak orang yang peduli padaku.
Hari itu, sejak malam, hujan deras banget, pagi-pagi aku udah bete banget mengingat janjianku sama orang. Akhirnya dari jam 7 aku udah keluar rumah, laptop aku tinggal di base camp biar aman. Terus ke rumah koord. BKM Jepang Pakis. Di jalan, rasanya pengen marah aja sambil ngebayangin alangkah enaknya kerja di kantoran yang tidak harus berhujan-hujan ria seperti ini. Sampai di tempat tujuan, badanku udah basah kuyup. Pakai jas hujan memang gak ngaruh dan tetep aja basah semua. Ngeliat badanku yang basah, tampangku yang pastinya "ngenes" banget, yang punya rumah langsung panik. "Ya Allah, kalau hujan mbok gak usah kesini pagi-pagi to, nanti siang juga gpp, tak bikinke kopi ya". Aku tersenyum, "udah terlanjur janji Pak" kataku. Setelah diambilkan data yang dimaksud, aku pun pamitan pulang. Sambil memakai jas hujan, beliau berkata lagi, "Ban motormu sudah tipis lik, ganti tah. Bahaya lho kalau hujan-hujan gini. Kamu kalau naik motor pelan-pelan aja. Jangan lupa makan, wong kamu di jalan terus. Jangan sampai sakit.." Aku terdiam mendengarnya. Terharu...semua marahku, keluhanku, malesku lenyap...
 

Tentangku Copyright © 2009 Girl Music is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez