Senin, 04 Januari 2010

Tahun Baru

Diposting oleh erfana di Senin, Januari 04, 2010 0 komentar
Hmm..tahun baru datang lagi. Setahun kemaren, banyaknya hal yang telah terjadi membuatku tak bisa berhenti bersyukur atas semua yang telah Dia berikan untukku. Bahkan kesedihanpun adalah satu cara dari Nya untuk memperhatikanku (setidaknya itulah yang kupikirkan sekarang, padahal saat itu terjadi, rasanya seeprti akhir dari dunia he he..)
Tadi malam, gak sengaja ngeliat file-file lama di laptop tentang harapan-harapanku selama ini. Dan amazing banget, di urutan-urutan pertama semuanya sudah terkabul. Alhamdulillah. Hal-hal yang dulu begitu ingin kudapatkan, yang rasanya hampir mustahil untuk kuraih, ternyata saat ini, detik ini, sudah kumiliki. Allah sangat baik padaku.
Dan tidak pernah ada yang tidak mungkin. Kita hanya harus PERCAYA.

Resolusi tahun ini?
Aku cuma pengen bisa membenahi semua kekuranganku kemaren-kemaren dan menambah semua yang udah aku coba kasih ke orang-orang sekitarku selama ini.
Pengen banget bisa secepatnya bikin acara sholat dhuha bareng di basecamp yang sudah lama tertunda. Sejak jadi member Majelis Dhuha Nasional, aku sama Citra belum pernah ada waktu untuk benar-benar merealisasikannya.
Bikin jaringan sedekah ke anak yatim. Kemaren-kemaren, kami cuma bisa menjangkau beberapa anak yatim, padahal masih banyak di luar sana yang membutuhkan. Aku harap, akan banyak lagi teman-teman yang membantu secara rutin hingga bisa menjangkau lebih banyak anak.
Ibadah-ibadahku yang pernah sangat kunikmati di pertengahan tahun kemaren, tapi kemudian sepertinya menurun akhir-akhir ini, ingin bisa kujalani seperti dulu.

Akhirnya, aku sungguh ingin jadi orang yang lebih baik lagi. Bagi diriku sendiri, keluargaku, dan orang-orang yang kucintai.
Amin.

Kamis, 26 November 2009

Coaching Faskel MK

Diposting oleh erfana di Kamis, November 26, 2009 0 komentar


Setelah dua minggu berjibaku dengan tetek bengek audit di desa-desa dampingan, eh Mas Afif tak tanggung-tanggung, langsung ngasih coaching faskel MK.Dijamin badan jadi remuk semua.
Hari pertama, di balai desa Kerjasan. Terasa istimewa karena dihadiri oleh TA MK KMW Jateng. Pak Ngurah. Selalu yang membuatku bersemangat.
Hari kedua, di balai desa Getas Pejaten. Panas. Tapi lumayan seru.
Hari ketiga, di tempat makan Singgasana, Menawan. Yang kayak gini nih yang aku suka he he...Tempatnya adeem, di ruang terbuka.
Ini aja foto-fotonya, lagi males cerita banyak..

Selasa, 03 November 2009

Koordinasi Mendadak

Diposting oleh erfana di Selasa, November 03, 2009 0 komentar
Dari rumah waktu mau berangkat kerja tadi pagi, sudah kususun jadwalku sampai sore. Maklum, tanggal muda begini,waktunya ngoyak laporan keuangan UPK. Tapi rute perjalananku terganggu gara gara jam 8 tadi, mas Afif sms mengundang kami koordinasi jam 10. Tumben..tidak biasanya ada koordinasi tanggal 3. Pasti ada yang darurat, pikirku.
Dan ternyata...benar. Setumpuk tugas sudah disiapkannya untuk kami gara gara tanggal 5 nanti Askot MK ada acara di KMW. Kami semua langsung lemes he he
Akhirnya, sukses deh sesore ini sama besok ngejar target. Bikin best practise, pengukuran kinerja, macem macem lah. Mudah mudahan besok aku bisa langsung ngemail.
Eh iya, tadi aku baru tahu kalau mas Afif sudah bikin facebook. Ciee..kemajuan. Kemaren-kemaren kalau digodain temen temen kenapa aku belum punya fb, jawabku selalu aja nunggu mas Afif punya karena dia kan bosnya. Kalau sekarang, waduh, mosok aku mesti bikin juga sih he he
Well, liat nanti aja deh..

Senin, 02 November 2009

Tak ada orang sepertiku

Diposting oleh erfana di Senin, November 02, 2009 0 komentar
Kamu boleh saja meninggalkanku
Tapi kamu akan memohon padaku agar kuijinkan kembali
Kamu boleh saja menyakitiku
Tapi percayalah, aku bisa melakukan seratus kali lipat hal yang lebih menyakitkanmu
Kamu boleh saja mengkhianatiku
Tapi kamu akan menyesal seumur hidupmu

Karena aku tidak akan menggantungkan kebahagiaanku di tanganmu
Karena aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan hidupku

Sebaiknya kamu berpikir seribu kali sebelum menyakitiku
Karena ketika aku pergi
Baru kamu akan mengerti
Tidak ada orang seperti aku

Kamis, 15 Oktober 2009

Hujan Sore sore

Diposting oleh erfana di Kamis, Oktober 15, 2009 0 komentar
Sore ini hujan deras banget. Padahal kami satu tim ada jadwal monev askot mk di krandon jam setengah 4. Berhubung hujan, jadinya kami berempat malah leyeh leyeh di basecamp sambil makan jajan sisa lebaran kemaren he he
Sudah mulai hujan, sepertinya sudah waktunya kemana mana bawa jas hujan nih. Biar gak kejadian seperti ini lagi, mau nekat pergi juga sayang karena mesti bawa laptop dan data data yang rawan kena air.
Besok besok mulai sedia payung eh mantel sebelum hujan ah..

Mimpi

Diposting oleh erfana di Kamis, Oktober 15, 2009 0 komentar
Aku bermimpi lagi
Tentangmu
Saat kukira sebuah mimpi takkan mampu mempengaruhiku

Tapi aku salah
Karena di mimpiku
Tatapanmu
Sentuhanmu
Membuatku menangis lagi

Senin, 05 Oktober 2009

Separuh jiwa yang telah pergi

Diposting oleh erfana di Senin, Oktober 05, 2009 0 komentar
Dua bulan gak ngeblog...
Kangen..
Hari-hari kemarin
Terlalu banyak yang terjadi
Banyak hal yang membuatku menangis
membuatku ingin menyerah
dan terasa begitu sendirian
Ada yang telah pergi
Meninggalkan kehampaan yang menyesakkan
Ada yang kutahu masih disana
Tapi tetap tidak benar-benar ada
Menyisakan kerinduan yang menyakitkan

Minggu, 19 Juli 2009

Keajaiban-keajaiban itu

Diposting oleh erfana di Minggu, Juli 19, 2009 0 komentar
Semakin nyata olehku
Bahwa Engkau tidak pernah mengecewakan aku
Tidak pernah berpaling dariku
Setiap doaku
Dengan caraMu,
Kau kabulkan untukku

Ya Allah
Kuharap aku pantas
Untuk menerima keajaiban keajaiban Mu
Seperti kemarin, hari ini, dan esok-esok hari
Sampai akhir hidupku
Engkau akan selalu ada
Di setiap langkahku

Kamis, 16 Juli 2009

Keikhlasan dalam Mencintai

Diposting oleh erfana di Kamis, Juli 16, 2009 1 komentar
Aku mempunyai dua orang sahabat sejak kecil.Kami bertiga sejak dulu dekat banget seperti saudara. Sering menghabiskan waktu bersama, namun kini semuanya telah berubah. Salah satu sahabatku beberapa tahun belakangan ini pindah ke luar pulau. Kisah hidupnya mengharukan. Dia pindah ke Bukittinggi bersama suaminya yang kenal lewat telepon. Kemudian terjadilah kisah ajaib itu, saling kenal, pacaran, dan dilamar lewat telepon, serta menikah ketika sehari sebelum akad nikah, pria itu baru dilihatnya secara langsung. Tiga hari kemudian dia pindah ikut suaminya ke Bukittinggi.

Sejak ikut suaminya, praktis dia tidak pernah pulang ke Kudus, selama tiga tahun, Cuma sekali dia kesini, waktu anaknya berumur kurang dari satu tahun. Selama itu, kami hanya berhubungan lewat telepon. Dulu sering sekali kami ngobrol berjam-jam berdua. Tidak peduli tagihan pulsa yang membengkak. Karena aku tahu, dia kadang sungguh merasa kesepian tinggal begitu jauh dari kampung halaman.

Pada suatu pagi, waktu aku sedang ada di rumah, teleponku berbunyi, dari sahabatku itu. Aku sengaja tidak segera mengangkatnya karena di rumah lagi ramai banget dan biasanya kalau dia sedang telepon, pasti butuh tempat tenang karena kami pasti akan ngerumpi seru. Aku mulai curiga waktu hapeku terus berdering. Tak lama kemudian, ada sms masuk. Dari dia, smsnya singkat. ”Suamiku meninggal dunia tadi pagi”
Sontak aku terkejut, aku telepon dia, dia sudah tidak bisa bicara karena menangis hebat. Aku matiin telepon dan kucoba menghubungi keluarganya yang ada di sini. Barulah aku tahu ceritanaya. Suaminya meninggal mendadak. Aku juga menangis saat itu.

Setelah itu, kami jadi lebih sering berhubungan. Entah telepon atau sms. Kami sering menangis bersama. Dia menceritakan kegundahannya apakah dia akan pulang ke Jawa atau menetap disana. Aku juga semakin sering ke rumah keluarganya, sekedar menanyakan kabarnya kepada ibunya yang sudah seperti ibuku sendiri, saling menguatkan. Hingga lama-lama frekuensi hubungan kami jadi semakin berkurang. Mungkin karena kesibukan kami.

Hingga kemudian, beberapa bulan lalu, waktu aku sedang rapat di desa dampingan, aku ditelepon olehnya. Suaranya terdengar bahagia. Dia bilang dia sudah ada di Kudus selama satu minggu. Aku kaget, spontan jawab , ”Sudah seminggu dan baru sekarang nelepon aku? Keterlaluan” Sahutku sambil bercanda.
Kami lalu memutuskan janjian. Kami berdua ditambah satu orang sahabat kami yang lain. Jadilah kami bertiga ketemuan pada suatu sore. Sengaja aku menekankan kata-kata sendirian waktu mengajak mereka ketemu. Bukan apa-apa, aku cuma pengen kami bisa berbagi cerita bersama sepuasnya tanpa diganggu oleh orang lain.

Dan ternyata, justru aku (tepatnya kami berdua) yang kaget melihat sahabatku tersayang itu datang. Dia memang datang sendiri, tapi tengah hamil besar sekitar 6 bulanan. Sesore itu, kami bertiga, malah jadi canggung, saling menjaga jarak.Tidak akrab dan ceria seperti dulu kami bertiga kalau ngumpul, tapi penuh dengan basa basi seadanya.Tak ada cerita-cerita yang keluar dari mulut kami bertiga. Sampai tiba saatnya berpisah. Bahkan hari-hari setelahnya pun, sekalipun aku tidak pernah bertemu lagi dengannya, Smspun tidak, padahal dia di kota ini selama 18 hari. Cuma saat dia mau pulang ke Bukittinggi, dia sms untuk pamitan. Cuma itu.

Perasaanku, waktu melihat dia hamil, aku sakit hati. Kenapa dia tidak cerita? Padahal dulu aku ingat sekali kami sering menangis bersama di telepon ketika dia cerita betapa ia sangat kesepian dan kehilangan suaminya. Lalu, ketika dia menikah lagi, kenapa dia tidak memberitahuku? Dengan siapa, kapan, bagaimana ceritanya? Aku marah. Itulah sebabnya kemudian aku bahkan tidak ingin menghubunginya. Waktu itu aku merasa, kenapa dia cuma butuh aku saat dia sedih saja, dan ketika dia bahagia, dia bahkan tidak sedikitpun ingat padaku. Padahal aku mengkhawatirkannya setiap waktu. Aku menganggapnya egois.

Sudah empat bulan berlalu. Akhir akhir aku sering memikirkannya. Aku sadar, selama ini akulah yang egois. Aku yang jahat, yang tidak rela sahabatnya bahagia.
Memangnya kenapa kalau dia tidak mengabariku kalau dia sudah menikah, bukankah yang penting dia baik-baik saja? Bukankah selama ini itulah doaku untuknya. Apa aku mengharapkan dia terus-terusan menangis agar aku bisa ada di hatinya terus. Berarti Aku yang egois. Yang tidak rela dia bahagia.

Padahal mestinya aku tahu, kalaupun dia tidak menghubungiku saat-saat itu, pastilah bukan karena aku tidak temasuk di list orang-orang yang ada dihatinya. Mungkin karena dia hanya tidak sempat, dia tidak ingin aku lebih mengkhawatirkannya, atau sebab-sebab lain yang pastinya dia telah memikirkannya masak-masak. Karena kami kenal bukan setahun-dua tahun. Tapi bertahun-tahun lamanya. Dan aku begitu bodoh hingga melewatkan kesempatan langka untuk menghabiskan waktu bersamanya, tapi aku malah menghakiminya begitu saja.

Cerita ini, mengingatkanku bahwa, jika aku mencintai seseorang, aku harus bisa ikhlas. Mencintai adalah melepaskan. Bukan memaksakan. Sama seperti ketika aku mencintai sahabatku, ketika aku ingin akulah pusat dunianya, semuanya cerita penting hidupnya harus aku ketahui, tidak boleh aku melewatkan setiap kisah hidupnya. Bukan. Itu bukan mencintai. Itu egois. Sama seperti ketika mencintai orang yang tidak mencintai kita lalu kita marah, lalu menutup diri darinya, menganggapnya bodoh dan malah menjelek-jelekkannya, berarti kita tidak benar-benar mencintai. Aku selalu berpikir bahwa cinta itu tulus, yang tidak perlu alasan, tidak perlu syarat, yang tidak peduli apakah orang yang kita cintai mempunyai perasaan yang sama dengan kita atau tidak. Karena melihat orang yang kita cintai bahagia, sungguh merupakan hadiah terindah dari cinta itu sendiri. Walaupun dia tidak bersama kita.

Sabtu, 11 Juli 2009

My New Template

Diposting oleh erfana di Sabtu, Juli 11, 2009 0 komentar
Ganti wajah baru lagi nih blog ini. Perasaan, lebih sering ganti template daripada ngupdate postingan deh!
Padahal udah ada yang ngingetin kalo ganti template bisa bikin kacau blog. Ada yang harus ilang dan sebagainya. Iya siih..i know. Tapi aku belum menemukan template yang benar benar aku suka.
Kalau yang ini, lumayan lah. Aku suka banget warnanya. Bikin seger. Gambar kartunnya, khas aku banget kalau lagi santai di rumah jaman dulu. Dengerin musik sambil nyantai. Biasanya sih ditemani buku juga. Alangkah indahnya duniaku dulu ha ha..
Sekarang, wah, kesempatan langka bisa menghabiskan waktu dengan cara seperti itu. Tapi bukan berarti gak mungkin kan? Cuma butuh tekad yang kuat dan gak peduli sama yang laen he he..
Nah, setidaknya melihat blogku ini sudah cukup bikin aku nyaman. Simple n fresh. Jadi, sebelum aku bosen dan ganti tampilan lagi, enjoy it!

Kamis, 09 Juli 2009

I've got an accident!

Diposting oleh erfana di Kamis, Juli 09, 2009 0 komentar
Kemarin pagi, aku ke jepara sama omku, rangga-adik sepupuku. Kami mau nganter komputernya anik yang sudah gak kepakai karena dia sekarang punya netbook baru. Biar komputernya dimanfaatkan sepupu sepupuku yang di jepara.
Habis sholat ashar, kami bertiga pulang ke kudus. Dan terjadilah kecelakaan tersebut. Mobil yang kami naiki terserempet mobil yang sedang menyalip sebuah mobil lain dari arah yang berlawanan dengan kami. Seketika itu terjadi benturan hebat sampai ban kanan mobil kami terlepas. Jadilah kami terseret ke samping jalan dan terus maju sampai beberapa ratus meter sebelum akhirnya terhenti di pinggir jurang. Setelah itu, hanya kepanikan yang melandaku, karena rangga yang berumur 6 tahun tak berhenti menjerit-jerit, tangan dan kakiku yang sakit banget, omku yang berdarah banyak sekali, jg aku yg ternyata ada di tepi jurang, yang untuk turun harus melompat dan ditangkap oleh orang2 yang sudah mulai berkerumun mengerubungi mobil kami.
Sambil memeluk rangga yang menangis, aku langsung telpon bapak-memintanya cepat datang ke jepara, telpon ris-karena kupikir dia ada di jepara, dan sms semua nomor yang ada di phonebook m3ku yang cuma terdiri dari 10 nama. Hape yang satu lagi sempet terlempar dari tasku jadi langsung mati seketika.
Omku sama rangga langsung dilarikan ke igd terdekat karena dilihat yang paling banyak darahnya. Sementara aku, harus menahan sakit di tangan dan kakiku yang masih saja mengeluarkan darah, sambil harus menjawab banyak pertanyaan dari polisi di tempat kejadian. Sendirian,disamping mobil yang hancur,dikerumuni puluhan orang, dihadapi 3 orang polisi, seumur umur baru kali ini aku mengalami hal seperti ini.
Untungnya ada orang yang sadar dengan keadaanku ketika melihat telapak tanganku yg berlumuran darah, lalu meminta salah satu polisi buat mengantarku juga ke igd.
Jadilah aku diantar kesana terus langsung ditinggal. Aku mencari omku dan rangga, tapi tidak ketemu juga, ruangan igd tertutup rapat jadi aku tidak berani masuk. Aku pergi ke musholanya saja,lalu membersihkan darahku terus sholat. Lega juga karena lukaku gak ada yang serius.
Setelah sholat,aku masih nunggu di luar ruang igd. Tawaran perawat yang mau memeriksaku kutolak dengan manis. Aku gak apa apa. Lagipula, aku masih harus menghubungi banyak orang.
Bapak sampe di tempat kejadian langsung ke polsek karena waktu tanya kepada polisi yang ada disana, gak ada yang tahu kami bertiga dimana. Gimana coba? Setelah nunggu satu jam, omku selesai dirawat, ada 9 jahitan di kakinya, rangga cuma dikasih obat pengurang nyeri.
Akhirnya, bapak dan omku datang, cukup membuatku merasa jauh lebih tenang. Tapi aku dan omku masih harus membuat laporan kepolisian. Jadinya, masih harus menghabiskan waktu 1 jam lagi disana untuk diwawancarai polisi.
Jam sepuluh malem, kami semua baru nyampe rumah. Suasana di rumah juga heboh banget. Tetangga tetangga pada datang dan menunggu kami semua.
Alhamdulillah, kami bertiga selamat. Bapak yang pertama kali melihat mobil kami bilang bahwa kami sangat beruntung mengingat keadaan mobil yang parah banget.
Jadinya, hari ini aku tidur di rumah seharian, badanku rasanya sakit semua, ada memar memar di seluruh tubuh karena terbentur dashboard waktu melindungi rangga saat kecelakaan terjadi. Tapi basically aku baik baik saja.
Buat semuanya, makasih buat doanya. Dengan doa kalian, aku masih dilindungiNya. Thanks. Love u all.

Selasa, 07 Juli 2009

Tulisanku Malam ini

Diposting oleh erfana di Selasa, Juli 07, 2009 0 komentar
Sudah sebulan lebih gak ngeblog.
Banyak hal yang terjadi.
Seru, sedih, seneng, haru, semua rasa hadir
Aku harap, sebulan terakhir ini
Aku menjadi orang yang lebih baik daripada sebelumnya
Walaupun masih saja
Kadang beberapa kali melewatkan sholat di awal waktu hanya karena gak pengen dianggap sok
Melewatkan kesempatan bersedekah begitu saja karena malu dilihat orang
Tidak ikhlas puasa sunah dan merasa berat banget melakukannya
Kadang sering males bangun malam
Gak disiplin ngajinya
Tapi Aku berharap
Sungguh berharap
Mulai sekarang dan seterusnya
Takkan kulewatkan lagi
Semua cara yang kubisa
Untuk lebih mencintaiMu
Dan membuatMu
Lebih Mencintaiku

Rabu, 03 Juni 2009

I Miss Him

Diposting oleh erfana di Rabu, Juni 03, 2009 0 komentar
Siang tadi, aku kembali ke basecamp jam setengah satu dari muter ke desa mengambil data keuangan. Sambil meletakkan helm aku bilang keras-keras "Panasnya...". sedetik kemudian aku tergugu. Aku ingat itu adalah keluhan biasaku setiap siang-siang aku kembali dari lapangan. Biasanya, ada yang akan jawab gini "Panas mbak?? " dengan santainya. Masih nanya lagi? Mukaku sudah merah semua gini kok..
Tapi tadi, gak ada yang jawab keluhanku. Walaupun di basecamp ada Dul dan Ris. Karena yang biasanya bilang seperti itu adalah mas Arif. Dan dia sudah tidak ada lagi bersama kami.
Hari-hari tanpa dia, kami lalui dengan berat. Pekerjaan, meskipun keteteran, lumayan bisa dihandle. Tapi tetap, kami merindukan sosok seorang pemimpin di tim. Seperti dia. Yang selalu bisa diandalkan, tempat kami bersandar, yang selalu bisa menenangkan kami di situasi sepanik apapun.
Dan kami kehilangan semua itu.
Malam tadi, waktu ada RWT di singocandi, Mas Arif datang. Menyerahkan bantuan tugasnya Citra, ikut memberi sambutan di rapat, dan memberi pesen-pesen sama aku.
Waktu dia pamit untuk pulang duluan pun, kami seperti tidak rela membiarkan dia pergi. Citra sampai bilang, "Tenang-tenang, kita masih punya banyak waktu sama Mas Arif", Ris juga bener-bener pesen untuk datang ke basecamp lagi.
Coz we still miss him... a lot..

Sabtu, 30 Mei 2009

Complicated Krandon

Diposting oleh erfana di Sabtu, Mei 30, 2009 0 komentar
Gak nyangka bisa ke warnet sore ini. Kangen pengen ngepost di warnet. Ngenet lewat hape, kadang suka ribet, kurang gede layarnya he he..
Bisa ke warnet lagi seperti hiburan sejenak bagiku setelah berminggu-minggu ngurusi kerjaan. Sebentar lagi mesti ke Ngembal Kulon, masih ada waktu beberapa menit, lumayan bisa ngupdate blog dan liat-liat blog temen.
Akhir-akhir ini waktuku tersita penuh di Krandon, salah satu desa dampinganku. Pembenahan pembukuan UPK yang saking parahnya bikin aku sempet nyerah kemaren. Para faskel MK pasti tahu rasanya ketika mau memperbaiki pembukuan sedangkan data pendukungnya bertebaran dimana-mana, gak teratur, gak lengkap, dan sudah beberapa kali pergantian UPK sehingga tidak terlacak. Kurang complicated apalagi coba?
Apalagi aku gak dari awal mendampingi desa ini, korban rolling desa dampingan. Lengkap sudah penderitaanku deh!
Syukurnya, (Alhamdulillah, masih bisa bilang syukur), banyak bantuan dari para pengurus baru. walaupun sama-sama gak mudeng tentang masa lalu pembukuan, tapi mereka rela turun langsung ke KSM buat konfirmasi piutang.
Berhari-hari menghabiskan waktu di rumah seorang pengurus, cukup menguras energi. Untung ada pak Eko dan pak Hermawan, pengurus BKM yang hebat banget dedikasinya. Mereka ini nih, yang selalu bantu aku nginput data dan membantu menguraikan data yang kelewat ruwet. Banyak cerita seru,candaan-candaan, komentar heran mereka ketika melihatku langsung pergi ke musholla terdekat setiap adzan terdengar, bikin aku ketawa terpingkal-pingkal..
Tapi perjuangan belum berakhir ( ternyata...)Deadlinenya hari Selasa besok semua harus sudah klir karena hari rabunya ada monitoring dari Bappeda ke Krandon. Terpaksa kurelakan waktu istirahatku di hari minggu besok buat nglembur di Krandon. Biar aku juga bisa tenang, gak dikejar-kejar laporan Mas Afif terus. Biar complicatednya gak keterusan.

Jumat, 29 Mei 2009

Bukan Meminta

Diposting oleh erfana di Jumat, Mei 29, 2009 0 komentar
Di sepertiga malam ini, aku sedang tidak ingin meminta seperti biasanya.
Aku hanya ingin mengucapkan seribu alasan untuk bersyukur padaMu. Sesuatu yang kerap terlupa olehku di malam malamku. Untuk semua kemudahan,keajaiban keajaiban yang selalu mengunjungiku jauh lebih sering dari yang bisa kuharapkan.
Untuk perlindunganMu, hingga aku selalu merasa betapa beruntungnya aku.
Untuk cinta yang selalu ada untukku. Yang sering tak terlihat olehku. Ada banyak orang, yang dengan caranya sendiri, begitu menyayangiku.
Untuk tetap dijagaNya hatiku. Membuat ikhlasku jadi jauh lebih mudah kulakukan.
Terima kasih Ya Allah.
Untuk semuanya.

Senin, 25 Mei 2009

Tibalah Saatnya

Diposting oleh erfana di Senin, Mei 25, 2009 0 komentar
Hari ini, tibalah saatnya..
Sore tadi, kami satu tim, berlima, ke kantor menghadap korkot.
Agendanya, Mas Arif, SF kami selama ini, pamitan dan menyerahkan tim 4 kepada jajaran askot korkotnya.
Yup, berita inilah yang telah kami simpan sejak lama. Sejak Januari 2009, Mas Arif ternyata telah diterima sebagai PNS di Kabupaten Demak. Kepastiannya, baru pada awal Mei kemarin, setelah dia benar-benar menceritakannya pada kami pada waktu koordinasi tim. Kaget, jelas! Sedih, ya iyalah..
Semuanya, seperti mimpi bagiku. Seperti flash back mengulang tahun lalu saat aku dan Citra juga mengalami kejadian yang sama ketika SF kami waktu itu mengundurkan diri. Cuma bedanya, waktu itu, aku siap seratus persen, karena bulan-bulan sebelumnya, kami memang seperti sudah tidak punya SF dikarenakan banyak hal.
Hari ini tadi, walau aku sudah tahu saat ini akan terjadi, aku tidak pernah benar-benar siap. Aku tidak pernah benar-benar bisa menerima kepergian Mas Arif.
Tadi, kami berlima, duduk melingkar, berhadapan dengan Mas Anang, Mas Afif dan Mas Edi di ruangan tertutup. Acara dibuka dengan sambutan informal dari Mas Arif. Kata-katanya sungguh membuatku terharu. Dia mengucapkan terima kasih karena sudah ditempatkan di tim yang hebat. Yang tiap personilnya workaholic semua. Aku, Citra, Dul, Ris. Yang kadang sampai workaholicnya, kami sering dapat complain dari keluarga masing-masing.
Juga betapa kami sudah teramat dekat, saling membantu, menguatkan, menutupi kekurangan, sampai kami mampu bertahan sejauh ini. Yang capaiannya, alhamdulillah, tidak pernah terlalu mengecewakan. Mas Arif juga cerita, bagaimana kami beberapa waktu lalu sempat berdiskusi untuk menentukan siapa diantara kami berempat yang akan menggantikan dia. Dari kesepakatan tim, dan pemilihan suara, maka terpilihlah Ris sebagai calon pengganti SF. Karena saat-saat ini, mungkin sulit bagi korkot untuk memutuskan siapa SF yang akan masuk dalam tim secepatnya.
Setelah Mas Arif, giliranku yang bicara. Intinya sih, aku juga menceritakan prosedur koordinasi tim dalam menentukan siapa SF baru kami.
Kemudian, Mas Anang yang terakhir menanggapi semua pembicaraan kami. Menceritakan juga betapa kagetnya dia waktu pertama kalinya Mas Arif pamitan beberapa waktu lalu secara pribadi dengannya. Dia juga bilang, selama ini tim kami lah salah satu yang dibanggakannya. Bisa diandalkan, dan selalu membuatnya merasa aman dalam kondisi apapun. Yang selama ini, selalu berusaha dipertahankannya agar tidak ikut terkena rolling tim (akhirnya aku tahu kenapa ketika tim-tim lain diobrak-abrik, tim kami ini selalu saja luput dari pergantian formasi. Bangga juga he he). Tim yang sangat solid, katanya. Kata-katanya setelah itu sih khas seorang korkot banget. Yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Mas Arif dan tim, tentang prosedur-prosedur pergantian SF dan macem-macem.
Kemudian, dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol biasa, yang kadang diselingi candaan-candaan ringan, yang tetap saja tidak bisa menenangkan hatiku.
Hasil akhirnya sih, masih menunggu keputusan KMW tentang siapa yang akhirnya akan benar-benar menggantikan Mas Arif sebagai SF di tim kami. Bisa Ris, sesuai kesepakatan kami, bisa juga orang lain.
Keluar dari ruangan itu, aku tidak tahu bagaimana perasaanku. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya kurasakan. Namun yang pasti, aku tahu, ada yang hilang..

Senin, 18 Mei 2009

Start new week

Diposting oleh erfana di Senin, Mei 18, 2009 0 komentar
Aku telat bangun!!
Sepertinya aku tidak mendengar alarm yang kusetel di jam 02.30. Payah!
Aku baru bangun jam setengah empat. Waduh, gara gara tidurku baru jam 12 lebih tadi,makanya susah bangun.
Semoga besok besok gak telat lagi, bisa qiyamul lail dengan maksimal. Doaku kan banyak he he
Well, hari senin lagi..
Semoga minggu ini menyenangkan.
Minggu yang berat mengingat jadwal roadshow tim hasil koordinasi sabtu kemarin. Tapi kami pasti bisa. Tim 4 gitu loh..Together we can be!
Minggu ini, mudah mudahan aku bisa menyelesaikan laporan review keuangan(Masih kurang 7 desa nih)
Benar benar bisa membenahi Upk Krandon (very hard work, but i'm sure i can do it)
Makin rajin sholat dan ngaji
Makin banyak sedekah
Dan semoga minggu ini, Allah selalu memudahkan semua urusanku, menyelesaikan semua masalahku, mengabulkan semua keinginanku.
Amiin..
SEMANGAT!!

Minggu, 17 Mei 2009

Doa Untuknya

Diposting oleh erfana di Minggu, Mei 17, 2009 0 komentar
Ya Allah
Kali ini aku berdoa
Untuknya

Kirimkanlah seseorang
Yang kan menemani hari-harinya
Walau bukan aku orangnya

Sayangilah dia
Biarkanlah ia selalu tertawa
Walau aku tak kan bisa melihatnya

Lindungilah dirinya
Karena mengetahui bahwa dia baik-baik saja
Sudah membuatku bahagia

Sabtu, 16 Mei 2009

Diposting oleh erfana di Sabtu, Mei 16, 2009 0 komentar
Right Now..
I'm so tired
So lonely

Selasa, 12 Mei 2009

Ganti Nomor Hp??

Diposting oleh erfana di Selasa, Mei 12, 2009 0 komentar
Kemarin,seorang teman ganti nomer hapenya yang telkomsel. Gara garanya sih,akhir akhir ini dia sering banget dapat telpon atau sms iseng dan gak jelas.
Aslinya, aku juga pengen banget ganti nomer. Gak tau kenapa, aku makin hari makin gak nyaman dengan nomer simpatiku yang lama. Tiap hari ada ada saja sms nomer asing, juga telpon telpon gak dikenal juga private number. Kadang sms gak penting, say hello, pakai bilang cantik segala, sampai sok tanya tanya kabarku, walah..benar benar menyebalkan.
Selama ini aku sudah terbiasa, dan semuanya tak biarkan saja. tapi lama lama kok rasanya mulai mengganggu. Sampai kemudian ketika temanku memutuskan ganti nomer,aku tergoda juga buat ikutan.
Tapi sampai sekarang, masih tak pikirkan sih.. Ada rasa sayang juga karena mengingat historisnya nomerku. Dulu aku beli ketika yang punya hape belum sebanyak sekarang. Kartu perdananya aja dulu sekitar Rp. 250.000,- Bandingkan dengan kartu perdana sekarang yang murah banget!
Yang jelas sih, kalau besok besok aku memang memutuskan untuk ganti nomer, orang orang yang selama ini mengganggu aku dengan alasan apapun kuharap akan menghormati keputusanku he he..
 

Tentangku Copyright © 2009 Girl Music is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez